Efek Buruk Pasang Kawat Behel Di Tukang Gigi

Efek Buruk Pasang Kawat Behel Di Tukang Gigi,- Behel adalah salah satu cara paling praktis untuk merapikan gigi. Metode ini banyak diminati oleh masyarakat Indonesia karena efektif memperindah tampilan gigi sehingga lebih tersusun rata. Kendati begitu, nyatanya pemasangan behel atau kawat gigi cukup menguras isi dompet.

Paling minim budgetnya 6 juta dan tertinggi bisa sampai 20 juta tergantung bahan, dokter dan kliniknya. Tentu ini akan dimanfaatkan oleh mereka yang punya keahlian dalam bidang gigi atau biasa dikenal dengan tukang gigi. Peluang besar mereka ambil untuk menarik pasien yang ingin memasang kawat dengan biaya yang lebih murah.

Alih-alih mendapatkan harga murah dan kawat gigi berkualitas, faktanya banyak yang menjadi korban tukang gigi dan bahkan ada yang sampai infeksi. Itu sebabnya kenapa Dokter spesialis gigi lebih menyarankan kamu untuk berpikir dua kali kalau mau pasang kawat di tukang gigi.

Apalagi jika tidak didasari dengan ilmu kesehatan tentang gigi, bisa-bisa kamu malah terkena infeksi dan tidak menutup kemungkinan gigi mengalami kerontokkan alias copot karena sudah rusak.


Efek Buruk Pasang Kawat Behel Di Tukang Gigi

Efek Buruk Pasang Kawat Behel Di Tukang Gigi

Biar gak salah kaprah, Yuk simak efek buruk pasang kawat behel di tukang gigi berikut ;

Terserang infeksi

Risiko pertama yang kerap dialami oleh mereka yang memilih tukang gigi untuk memasangkan kawat behel adalah infeksi. Infeksi ini timbul dengan gejala yang berbeda-beda pada setiap orang. Paling umum, infeksi tersebut menyerang gusi, ketika gusi sudah mulai rusak maka secara perlahan akan merembet ke jaringan lain yang lebih dalam pada tulang sehingga pada akhirnya muncul pembengkakan.

Tumbuhnya jaringan tidak normal

Efek yang kedua adalah tumbuhnya jaringan tidak normal dalam struktur gigi. Kalau sudah pada tahap ini biasanya tidak lama selang beberapa minggu, dokter akan mendiagnosa kanker mulut. Ini terjadi akibat struktur gigi yang sudah benar-benar rusak dan tidak bisa diperbaiki lagi.

Mungkin saking ganasnya efek infeksi, sehingga menimbulkan kondisi serius lebih cepat menyerang gigi anda. Kalau sudah begini, yakin masih mau pasang kawat gigi tanpa ada bimbingan dari ahlinya? Gaya boleh, tapi perhatikan juga kesehatan gigi nya 🙂

Gigi jadi cepat kotor

Risiko gigi cepat kotor pun pasti dialami oleh mereka yang pakai kawat gigi. Tentu ini terjadi akibat cara pemasangan yang salah dan kurang pas dengan struktur gigi kita, sehingga makanan mudah sekali menempel di kawat. Terlebih, kalau kamu jarang membersihkannya. Memang wajar kalau gigi terlihat mudah kotor, karena kan ada benda asing yang nempel di gigi.

Tapi pernah gak kamu berpikir bagaimana jadinya kalau sisa makanan itu menempel terlalu lama di gigi kita?Apa yang akan terjadi? Sisa-sisa makanan tersebut akan bersarang di mulut dan menjadi sumber utama dari adanya penyakit mulut, entah itu iritasi, infeksi, atau munculnya bakteri-bakteri jahat yang merusak lapisan dan enamel gigi.

Munculnya alergi

Kawat gigi mengandung banyak unsur termasuk logam, tembaga dan nikel. Paling sering ditemui kromium, fungsinya untuk menguatkan sehingga kawat tidak mudah copot dan tahan dengan makanan bertekstur keras.

Mungkin kalau kamu sudah pernah pasang dan sudah terbiasa, gak bakal ngerasain alergi ya, karena sudah cocok. Tapi kalau kamu baru mau pakai behel, sebaiknya pikirkan kembali.

Tidak semua kandungan logam cocok dengan individu, bahkan beberapa pasien yang mengalami respon terhadap logam tersebut mempunyai alergi sehingga rasa sakit dan telinga tersumbat pun seringkali dirasakan.

Bau mulut

Efek burung pasang kawat behel selanjutnya adalah bau mulut. Awalnya sih cuma dari sisa makanan, tapi kalau lama dibiarkan bisa menjadi sumber bakteri dan tempat bersarangnya kuman.

Berisiko menularkan sejumlah penyakit

Yaps bener banget! Kita gak tau alat-alat di tukang gigi tak berizin resmi itu dipakai siapa saja. Bagaimana kalau salah satunya mengidap penyakit HIV/AIDS ? Bisa-bisa hal ini berimbas buruk pada kesehatanmu!

Bukan hanya itu, bahkan kawat behel yang dipasang dengan cara salah pun juga berisiko menyebabkan luka pada bagian gusi. Akibatnya kamu mengalami pendarahan dan bengkak di sekitar pipi juga bibir.

Itulah efek buruk pasang kawat behel di tukang gigi yang tidak resmi dan tidak punya skill khusus. Intinya, kalau mau pasang kawat lebih baik konsultasi dengan Dokter gigi langsung. Mereka ahlinya gigi dan sudah terakreditasi sehingga kecil kemungkinan kalau kawat gigi yang dipasang tidak pas. ~ Gumawo.com

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!