Memahami Penderita AIDS Yang Sering Dianggap Sebelah Mata

Memahami Penderita AIDS Yang Sering Dianggap Sebelah Mata,- HIV/AIDS bukanlah sebuah penyakit yang asing di telinga. Bagaimana tidak? Virus AIDS begitu populer sekali di kalangan masyarakat dan mereka tahu bagaimana berbahayanya virus ini terhadap tubuh. Bahkan di kalangan para peneliti dan ilmuan virus AIDS selalu menjadi buah bibir yang tampaknya tidak bisa dihentikan. Lantas, kenapa penderita AIDS selalu dianggap sebelah mata oleh banyak orang?

Memang sangat tidak adil, siapa yang ingin terkena virus AIDS? semua orang pasti tidak mau. Bahkan ketika virus ini menjadi perbincangan hangat di kalangan publik, hampir semua orang memberi batasan terhadap mereka yang mengidap AIDS. Lalu, apakah semua itu adil? Mari kita ungkap semuanya disini. Team Gumawo akan memberikan berbagai pemahaman supaya penderita AIDS tidak lagi dianggap sebelah mata oleh masyarakat.

Memahami Penderita AIDS Yang Sering Dianggap Sebelah Mata

Memberi batasan terhadap pengidap AIDS memang tidak salah, mengingat virusnya memang betul-betul berbahaya bagi tubuh.

Memahami Penderita AIDS Yang Sering Dianggap Sebelah Mata

Kita boleh memberikan berbagai jarak dengan penderita HIV/AIDS entah itu dari kontak fisik langsung maupun tidak langsung. Namun yang perlu di ingat, apakah itu benar “batasan” atau lebih ke penindasan mental dan psikologi si pengidap?

AIDS adalah penyakit dan tidak ada satu orang pun di dunia ini yang ingin terserang AIDS, kita tidak sepantasnya menjauhi penderita AIDS karena penderitanya bervariasi mulai dari bayi, balita, anak-anak bahkan lansia.  Kita juga harus paham sob, bahwa dengan menjauhi pengidap AIDS tidak akan mengurangi populasi penderitanya.

Jadi untuk apa kamu masih memberi batasan berlebihan terhadap mereka? Mungkin alasan “supaya tidak tertular” seringkali kita gunakan, bahkan hampir semua orang tidak mau berinteraksi langsung dengan penderita AIDS. Padahal tanpa harus “dikucilkan” pun mereka sudah menyadari bahwa keberadaannya akan sangat mengganggu orang lain.

Memahami Penderita AIDS Yang Sering Dianggap Sebelah Mata

Dan untuk pada ODHA, kalian tidak perlu takut dipandang beda oleh orang-orang di sekitar karena kamu bukanlah orang kotor. AIDS adalah penyakit dan ODHA adalah korban. Semua orang pasti ingin hidup sehat dan ODHA pun sama mereka menginginkan kehidupan sehat baik jasmani maupun rohani seperti orang normal pada umumnya.

Disini, para tokoh-tokoh besar harus ikut serta juga supaya ODHA tidak lagi dianggap sebelah mata, apalagi kalau pemahaman mengenai HIV/AIDS diselenggarakan secara continue pasti akan sangat mudah untuk memberikan pencerahan kepada mereka agar tidak menganggap penderita AIDS sebagai hal yang menjijikkan.

Memahami Penderita AIDS Yang Sering Dianggap Sebelah Mata Memahami Penderita AIDS Yang Sering Dianggap Sebelah Mata Memahami Penderita AIDS Yang Sering Dianggap Sebelah Mata Memahami Penderita AIDS Yang Sering Dianggap Sebelah Mata Memahami Penderita AIDS Yang Sering Dianggap Sebelah Mata Memahami Penderita AIDS Yang Sering Dianggap Sebelah Mata Memahami Penderita AIDS Yang Sering Dianggap Sebelah Mata Memahami Penderita AIDS Yang Sering Dianggap Sebelah Mata Memahami Penderita AIDS Yang Sering Dianggap Sebelah Mata

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!